Home / Liga Inggris / STAM: NEWCASTLE INGINKAN SAYA JADI MANAJER MUSIM PANAS INI

STAM: NEWCASTLE INGINKAN SAYA JADI MANAJER MUSIM PANAS INI

Jaap Stam akui tawaran Newcastle terlambat

Jaap Stam telah mengungkapkan bahwa ia menolak pendekatan dari Newcastle, yang ingin dia menjadi manajer Newcastle musim panas ini.

Pelatih asal Belanda berusia 47 tahun itu, yang menjadikan namanya bermain untuk PSV dan Manchester United sebagai bek tengah, menolak tawaran klub yang bermarkas di St James ‘Park itu karena ia sudah menulis perjanjian perpanjangan dengan klub Eredivisie Feyenoord.

Newcastle United Menelepon Stam Beberapa Hari Setelah Menandatangani Kontrak Di Feyenoord

Hidup belum berjalan mulus baginya di Stadion Feyenoord, dengan raksasa Rotterdam itu berjuang di tengah-tengah papan atas Belanda, bermain imbang 1-1 dengan Heracles pada hari Minggu.

Newcastle, sementara itu, akhirnya berakhir dengan Steve Bruce sebagai pelatih dan sejauh ini mereka gagal melampaui ekspektasi pra-musim dari jurang degradasi saat mereka berada di urutan ke-18 di klasemen Liga Premier, meskipun menang mengejutkan atas Manchester United.

Seandainya saja the Magpies bertindak lebih cepat, mereka mungkin akan dipimpin oleh Stam musim ini.

“Newcastle United menelepon saya beberapa hari setelah saya menandatangani kontrak di Feyenoord,” ungkapnya dalam wawancara dengan Voetbal International. “Jadi itu bukan pilihan langsung. Saya seorang pria yang memegang kata-kata saya”.

“Itu indah dan terhormat, karena orang-orang di Inggris rupanya tahu apa yang saya perjuangkan sebagai pelatih.”

Karier kepelatihan Stam dimulai dengan sungguh-sungguh di Reading, di mana ia memimpin Royals ke babak play-off di musim pertamanya, meskipun musim kedua terbukti mengecewakan karena ia dipecat setelah Reading finish di urutan ke-20 di klasemen Kejuaraan.

Pada akhir 2018, ia mengambil alih komando PEC Zwolle dan membantu memimpin mereka ke papan atas sebelum menstabilkan mereka di tahun berikutnya. 

Keberhasilannya mengarah ke kepindahan ke Feyenoord, di mana ia menggantikan Giovanni van Bronckhorst dan memimpin mereka meraih enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka untuk mengamankan posisi ketiga. Sebagai akibatnya, ia diberikan perpanjangan kontrak musim panas, yang memainkan peran penting dalam menggagalkan setiap pergantian musim panas kembali ke Inggris.

Check Also

Victor Lindelof akui Man United tak konsisten

ANOMALI, PERFORMA MANCHESTER UNITED YANG NAIK TURUN

Hingga matchday ke-12, Setan merah masih belum mampu menembus empat besar dan terpaku di posisi …